Jasa-pengaspalan-Jabodetabek-Terbaik

Harga Aspal

Harga Aspal Jabodetabek: Pricelist Hotmix, Biaya Jasa Gelar, dan Analisis RAB Terbaru

Harga Aspal Jabodetabek. Perencanaan anggaran biaya untuk proyek pengaspalan—baik jalan umum, pelataran parkir komersial, area industri, maupun jalan perumahan—memerlukan acuan harga material dan jasa yang presisi. Di kawasan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek), dinamika harga aspal dipengaruhi oleh jarak angkut Asphalt Mixing Plant (AMP), fluktuasi harga bitumen cair, volume pemesanan, serta tingkat kerumitan kondisi teknis di lapangan.

Artikel ini menyajikan panduan analisis harga aspal hotmix di wilayah Jabodetabek, mencakup pricelist material per ton, biaya jasa pengaspalan borongan per meter persegi (m2), metode perhitungan teknis kebutuhan material, hingga komponen Rencana Anggaran Biaya (RAB) standar konstruksi.

Daftar Harga Material Aspal Hotmix Jabodetabek (Satuan Ton)

Material aspal hotmix (hot mix asphalt) diproduksi di Asphalt Mixing Plant (AMP) dengan mencampur agregat kasar, agregat halus, bahan pengisi (filler), dan penetrasi bitumen pada suhu tinggi (150C – 170C).

Berikut adalah estimasi kisaran harga pasaran material aspal hotmix curah (ex-factory / landed Jabodetabek) berdasarkan jenis campuran sesuai spesifikasi umum Dinas Pekerjaan Umum / Bina Marga:

Jenis Campuran HotmixKarakteristik UtamaFungsi & Peruntukan UtamaEstimasi Harga / Ton
Sand Sheet (SS)Agregat halus/pasir dominan, kadar bitumen tinggiLapis aus tipis, gang pemukiman, lapangan olahragaRp 1.900.000 – Rp 2.100.000
HRS-WC (Hot Rolled Sheet)Gradasi timpang, fleksibilitas & kelenturan tinggiJalan lingkungan, jalan kelas III, area parkir mobilRp 1.750.000 – Rp 1.950.000
AC-WC (Asphalt Concrete Wearing Course)Lapis aus paling atas, tahan gesekan roda kendaraanJalan raya, jalan tol, jalan arteri utama, jalan kawasanRp 1.650.000 – Rp 1.850.000
AC-BC (Asphalt Concrete Binder Course)Lapis pengikat/pendukung beban strukturalDi bawah AC-WC untuk jalan lalu lintas sedang–beratRp 1.600.000 – Rp 1.750.000
AC-Base (Asphalt Concrete Base)Pondasi struktural bawah, ukuran agregat lebih besarFondasi konstruksi jalan baru beban logistik beratRp 1.550.000 – Rp 1.700.000

Harga Bahan Perekat dan Material Pendukung Pengaspalan

Sebelum pencampuran atau penghamparan hotmix, diperlukan lapisan perekat cair untuk memastikan daya ikat antar lapisan perkerasan bekerja secara optimal:

  • Prime Coat (Lapis Resap Pengikat): Digunakan di atas permukaan pondasi agregat tanpa bahan pengikat (seperti Agregat Klas A).
    • Estimasi Harga Material + Gelar: Rp 18.000 – Rp 25.000 / liter
  • Tack Coat (Lapis Perekat): Digunakan di atas permukaan beraspal lama atau permukaan beton sebelum penghamparan hotmix baru.
    • Estimasi Harga Material + Gelar: Rp 15.000 – Rp 22.000 / liter
  • Emulsi Aspal (Barel/Drum):
    • Estimasi Harga per Drum (200 Liter): Rp 2.200.000 – Rp 2.700.000 / drum
  • Batu Agregat Klas A / B (Bahan Pondasi Base Course):
    • Estimasi Harga per m3 Truck/Curah): Rp 250.000 – Rp 350.000 / m3

Daftar Biaya Jasa Pengaspalan Borongan per m2 Jabodetabek

Dalam pengerjaan lapangan, pemodelan biaya umumnya dihitung menggunakan satuan per meter persegi (m2) borongan penuh (termasuk material, ketersediaan alat berat, mobilisasi, dan tenaga kerja).

1. Paket Pelapisan Ulang (Overlay Light / Patching)

  • Kondisi Lapangan: Jalan lama beraspal/beton yang masih utuh secara struktur, hanya membutuhkan perbaikan estetika atau penutupan retak rambut.
  • Spesifikasi: Cleaning area, pembersihan debu, penyemprotan Tack Coat, gelaran Hotmix Sand Sheet / AC-WC tebal padat 1,5 – 2,0 cm, pemadatan alat ringan.
  • Estimasi Biaya: Rp 60.000 – Rp 90.000 / m2

2. Paket Pengaspalan Medium (Standard Paving)

  • Kondisi Lapangan: Jalan perumahan, akses ruko, atau area parkir dengan intensitas kendaraan sedang yang memerlukan lapisan baru berdaya tahan menengah.
  • Spesifikasi: Pembersihan area, pemencetan/patching area berlubang, penyemprotan Tack Coat/Prime Coat, gelaran Hotmix AC-WC atau HRS-WC tebal padat 3,0 cm, pemadatan Tandem Roller & Pneumatic Tyre Roller (PTR).
  • Estimasi Biaya: Rp 110.000 – Rp 150.000 / m2

3. Paket Heavy Duty / Konstruksi Jalan Baru

  • Kondisi Lapangan: Lahan tanah mentah, jalan kawasan industri, pergudangan, atau jalan utama yang dilintasi kendaraan tonase berat (truk kontainer/tronton).
  • Spesifikasi: Stripping/pembersihan tanah dasar, pemadatan subgrade, gelaran Batu Agregat Klas A/B tebal 10 – 15 cm, penyemprotan Prime Coat, gelaran AC-BC tebal padat 4 cm, penyemprotan Tack Coat, gelaran AC-WC tebal padat 4 cm (Total tebal aspal 8 cm).
  • Estimasi Biaya: Rp 220.000 – Rp 350.000 / m2

Rumus Teknis Perhitungan Kebutuhan dan Biaya Aspal

Untuk menghitung anggaran kebutuhan proyek secara mandiri, gunakan formula standar volume dan indeks kerapatan material aspal berikut:

Tonase Material (Ton) = Luas Area (m2) x Tebal Padat (m) x Berat Jenis Aspal (ton/m3)

Ketentuan Kerapatan (Density): Berat jenis campuran hotmix padat standar Bina Marga berada pada kisaran 2,30 ton/m3 hingga 2,35 ton/m3.

+-----------------------------------------------------------------------------------+
|                         ALUR PERHITUNGAN VOLUME ASPAL                             |
+-------------------+--------------------+-------------------+----------------------+
|  Luas Area (m²)   |  Tebal Padat (m)   | BJ Aspal (ton/m³) | Faktor Security (5%) |
|   Contoh: 1.000   |   Contoh: 0,05     |    Contoh: 2,3    | Multiplier x 1,05    |
+-------------------+--------------------+-------------------+----------------------+
                                         |
                                         v
                   TOTAL TONASE MATERIAL = 120,75 TON ASPAL

Contoh Simulasi Kasus Perhitungan:

Anda berencana melakukan pengaspalan area parkir komersial di kawasan BSD Tangerang Selatan dengan spesifikasi:

  • Luas Area: 1.000 m2
  • Jenis Aspal: AC-WC
  • Ketebalan Padat: 5cm 0,05 m
  • Faktor Penyusutan/Toleransi (Waste Factor): 5% (1,05)

Langkah 1: Hitung Tonase Murni

$$\text{Tonase} = 1.000 m2 x 0,05 m x 2,3 ton m3 = 115 Ton

Langkah 2: Tambahkan Toleransi Penyusutan

$$\text{Total Kebutuhan Material} = 115 Ton x 1,05 = 120,75 Ton

Langkah 3: Hitung Biaya Material (Asumsi harga AC-WC $\text{Rp } 1.700.000 / \text{ton}$)

Total Estimasi Biaya Material = 120,75 Ton x Rp 1.700.000 = Rp 205.275.000

Contoh Simulasi Rencana Anggaran Biaya (RAB) Pengaspalan

Berikut adalah contoh rincian penyusunan RAB standar untuk proyek jalan perumahan di Bekasi seluas 500 m2 menggunakan paket ketebalan padat 3cm (AC-WC):

NoUraian PekerjaanVolSatHarga Satuan (Rp)Total Harga (Rp)
IPekerjaan Persiapan
1Mobilisasi & Demobilisasi Alat Berat1Ls3.500.0003.500.000
2Pembersihan Lokasi & Pembuangan Sampah500m23.0001.500.000
IIPekerjaan Lapisan Perekat
1Penyemprotan Tack Coat (Emulsi)250Liter20.0005.000.000
IIIPekerjaan Pelapisan Aspal
1Material Aspal AC-WC (Tebal Padat $3\text{ cm}$)36,2Ton1.750.00063.350.000
2Jasa Gelar, Pemadatan Tandem & PTR500m225.00012.500.000
IVFinishing & Perataan
1Pemadatan Akhir & Penataan Tepi1Ls1.500.0001.500.000
TOTALRp 87.350.000

Catatan: Estimasi biaya rata-rata efektif per m2 pada simulasi di atas adalah Rp 174.700 / m2 (sudah mencakup mobilisasi alat dan jasa lengkap).

Faktor-Faktor Utama yang Mempengaruhi Harga Aspal di Jabodetabek

Mengapa estimasi biaya pengaspalan antar lokasi di wilayah Jabodetabek bisa berbeda? Berikut adalah parameter penentunya:

  1. Jarak Tempuh dari AMP (Asphalt Mixing Plant): Suhu campuran hotmix saat tiba di lokasi proyek wajib dijaga pada rentang 130C – 150C. Jarak pengiriman yang jauh (seperti dari Jakarta Timur ke Bogor Barat) menambah biaya BBM angkutan dump truck dan risiko penurunan suhu material.
  2. Luas Volume Pekerjaan: Semakin luas area yang dikerjakan, semakin rendah biaya satuan per $\text{m}^2$. Ini disebabkan biaya tetap (fixed cost) seperti mobilisasi alat berat dapat terdistribusi ke volume yang lebih besar.
  3. Waktu Pengerjaan (Shift Kerja): Pekerjaan jalan utama di Jakarta sering kali diwajibkan berlangsung pada malam hari (night shift) untuk menghindari kemacetan lalu lintas, yang memerlukan biaya tambahan untuk pencahayaan dan insentif tenaga kerja.
  4. Kondisi Subgrade (Kekuatan Tanah Dasar): Jika kondisi tanah dasar di lokasi amblas atau lunak, diperlukan perkuatan struktur menggunakan geotextile atau fondasi agregat tambahan sebelum aspal dihampar.

Prosedur Pelaksanaan Pengaspalan Standar Mutu Bina Marga

1.1. Pemetaan & Pembersihan Lokasi:Memastikan dimensi dan kesiapan struktur pendukung.

Area dibersihkan dari material lepas, tanah lumpur, dan oli menggunakan Air Compressor. Kemiringan jalan (cross slope) diatur minimum 2% agar air hujan mengalir langsung ke saluran drainase.

2.2. Aplikasi Prime Coat / Tack Coat:Pengikatan antar struktur lama dan baru.

Cairan emulsi penyambung disemprotkan secara merata menggunakan Asphalt Sprayer dengan takaran $0,4 – 1,0 \text{ liter/m}^2$ sesuai dengan jenis alas perkerasan.

3.3. Penghamparan Aspal Hotmix:Pengaturan ketebalan dan kontur perkerasan.

Aspal dimasukkan ke dalam hopper Asphalt Finisher pada suhu minimum $130^\circ\text{C}$ dan dihampar secara perlahan dengan elevasi ketebalan yang telah ditentukan.

4.4. Pemadatan Tiga Tahap:Penguncian rongga dan pemadatan akhir.

  • Awal (Breakdown): Menggunakan Tandem Roller (2-3 lintasan).
  • Utama (Intermediate): Menggunakan Pneumatic Tyre Roller (PTR) roda karet untuk mengunci void atau rongga udara (10-12 lintasan).
  • Akhir (Finishing): Menggunakan Tandem Roller tanpa vibrasi untuk meratakan bekas jejak roda.

Scroll to Top